Jakarta – Ayah penyanyi cilik Farel Prayoga, Joko Suyoto, secara resmi melaporkan manajer anaknya yang berinisial R ke Bareskrim Mabes Polri pada Rabu, 14 Januari 2026. Laporan ini terkait dugaan pencemaran nama baik yang dialamatkan kepada keluarganya.
Joko Suyoto didampingi oleh kuasa hukumnya, Charisma Adilaga Sugiyanto, SH, MKn, saat membuat laporan melalui sistem e-kepolisian. Charisma memastikan bahwa aduan kliennya telah diterima oleh pihak penyidik.
Aduan Pencemaran Nama Baik
Charisma menjelaskan bahwa aduan tersebut fokus pada dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh manajer Farel Prayoga. Ia menegaskan seluruh proses pengaduan telah selesai dan diterima.
“Pencemaran nama baik dari pihak Farel Prayoga. Manajer Farel Prayoga. Aduannya sudah masuk dan sudah diterima,” ujar Charisma di Bareskrim, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).
Menurut Charisma, keluarga Farel merasa dirugikan oleh informasi yang beredar di masyarakat, terutama terkait tudingan pengelolaan uang Farel. “Karena dari pihak keluarga merasa dirugikan. Jadi, banyak masyarakat seolah-olah menganggap yang menghabiskan uang Farel Prayoga ini adalah keluarga, padahal kan tidak sepenuhnya benar,” jelasnya.
Aduan ini diajukan sekitar sepekan sebelum pelaporan resmi. Pihaknya masih menunggu perkembangan lebih lanjut terkait kemungkinan pembuatan laporan polisi (LP).
“Nanti ya rekan-rekan, kita tunggu dulu, karena ini kan berproses,” ucap Charisma.
Kondisi Farel dan Inisiatif Pelaporan
Sementara itu, Joko Suyoto menyatakan hubungannya dengan Farel masih baik. Namun, ia mengaku khawatir lantaran Farel disebut sudah dua hari tidak masuk sekolah.
“Baik-baik sajalah. Tapi dua hari ini gak nelpon. Saya dengar katanya sudah gak tidur, sudah gak masuk sekolah dua hari ini. Mungkin hari ini juga saya ke sana,” kata Joko.
Joko menegaskan bahwa pelaporan ke Bareskrim merupakan inisiatif pribadinya. Ia menyinggung isu yang telah lama beredar dan menyudutkan keluarganya, yang membuatnya merasa malu.
“Ya, mungkin sudah pernah dengarlah masalahnya gitu,” ujarnya saat ditanya alasan melaporkan sang manajer.
Charisma menambahkan, inti dari persoalan ini adalah pemberitaan yang menggambarkan keluarga Farel secara negatif.
“Yang seolah-olah yang tidak baik itu adalah keluarga. Padahal kan tidak seperti ini,” tegas Charisma.
Bantahan Tudingan Finansial
Terkait isu tudingan menghabiskan uang Farel hingga Rp 100 miliar, Joko membantah keras. Ia mengklarifikasi bahwa harta yang dimiliki Farel tidak sebesar yang ramai diberitakan.
“Kalau mobil gak ada. Rumah ada di kampung. Kemarin sempat ada, tapi belum sempat lunas, dijual lagi. Tanah dijual juga, Farel sendiri sama manajernya. Yang lainnya masih tanah-tanah kosong,” pungkas Joko.






